INI KISAH KU YANG PILU
Berhadapan aku dengan monitor menatap tajam gambar gambar yang bermunculan dari FACEBOOK, ahh dia cantik juga gumamku dalam hati. Beberapa hari kemudian, mungkin secara kebetulan kita online di waktu yg sama, kita mulai chating, hmmm menarik, aku pun bertukar nomor handphone. kita mulai nyambung dari pembicaraan ke pembicaraan..
Lama waktu yang ku tempuh, aku tak aku pun tak ingin berdusta pada hatiku, walaupun kita tak pernah berjumpa sebelumnya aku menyukainya.. Tapi waktu itu aku sadar aku berada diantara dia dan kekasihnya, jika aku nyatakan perasaan ini mungkin bukan waktu yang tepat. berbulan bulan aku bertahan untuk menantinya, delapan bulan telah berlalu, aku tahu dia telah mengakhiri kisah cintanya,,
Sekarang aku memberanikan diri untuk menyampaikan perasaan yang aku pendam selama ini melalui telepon, "dhe, kakak menyukaimu, maukah adhe menjadi pasangan kakak" dengan gugup dan tangan yang bergetar memegang handphone "maaf kak, mungkin adhe perlu mempertimbangkannya" aku tau belum lama ia mengakhiri kisahnya, mungkin ia ragu untuk menerima aku secepat itu (menurut dia).
Beberapa hari kemudian aku bertanya soal yang sama, yaaaa akhirnya dia mampu menerimaku, aku tak tahu ini hanya pelampiasan semata atau dia memiliki rasa yang sama denganku, aku mulai menemuinya, ternyata tak jauh berbeda dengan apa yang ada dalam foto FACEBOOK. lama kita berjalan jalan pada hari itu, mulai ku kenalkan dia pada orang tua ku, mungkin ini pertama kalinya aku memperkenalkan seorang perempuan yang menjadi pasanganku.
Hari demi hari berkesudahan, namun apa yang terjadi ? dia mulai berpaling, menerima tawaran tawaran untuk mengisi hati laki laki lain,, aku tak habis pikir mengapa ia menodai ketulusan yang telah aku beri, aarrrgghht ya tuhan apa lagi yang harus aku lakukan ?
aku benar benar menyayanginya. Tapi apa boleh buat iini pilihan dia, aku tak berhak kehendak hati seseorang tuk tetap bersamaku, mungkin dia bosan dengan sikapku yang terlalu egois, dan aku tahu laki laki itu selalu menghampirinya, walaupun aku tak pernah melihat langsung,,
ini kisahku yang sampai saat ini masih menyayanginya, ini kisahku yang sampai saat ini masih berharap kau dapat kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar