Minggu, 31 Agustus 2014

Pernah terkucil

Hati ini pernah terkucil
Beragam kesalahan menghantui
Menyiksa dengan rasa sesal
Memojokkan dalam kegelapan
Berbagai akibat dari kesalahan
menghampiri

Nama tercoreng
Kepribadian tercemar
Harga diripun terturun
Bagai peringatan tuk menyadarkan
Biarlah..
Biarkanlah terjadi
Sebagai ganjaran akan kesalahan
Semua ini,

Bukanlah ungkapan frustasi
Melainkan hanyalah menela’ah
peristiwa yang telah terjadi
Agar tak lagi terkurung dalam
kegelapan hati
Agar semangat tak menyurut lagi
Tuk lanjutkan hidup ini
Lebih baik dari yang sudah berlalu

Rabu, 20 Agustus 2014

Lembayung

Senja membalut pertemuan kita
Dengan angin yang sedikit
Berhembus
Sementara
Lembayung mewarnai langit
Serupa rona di pipimu
Seketika itu pula
Kau curi rinduku
Hanya dengan senyuman di
Bibirmu

Hari itu
Berkali-kali angin menuntuku
Untuk menatapmu
Dan kau tau,
Telah kulihat surga di matamu
Kini
biarkan aku berjalan
untuk menggapainya
sebab rinduku tak sekedar
selalu menyebut namamu

Kertas Kosong

rinai gerimis seakan menghapus
memori masa silam
aku terdiam diantara tumpukan
kertas kosong
menatap langit mendung yang
lukiskan kelam
seakan tak menyisakan ruang tuk
lukiskan asaku
ku coba tuk kembali menyibak
lembaran kisah masa lalu
mencari jejak tang tersisa
namun yang kudapati hanyalah
lembaran kertas kosong
dan sekelumit peristiwa yang
tak mampu lagi ku baca
DIAM, itulah yang mampu aku
lakukan
di keheningan malam di selang
rinai air hujan
mnebar titik air diantara rimbun
dedaunan
menepis semilir bayu yang
dendangkan kepiluan
ku coba bangkit dari lamunan
yang menotok jiwaku
aku berdiri di atas pijakan yag
lemah
tak kuasa, aku pun terjatuh
di atas titian lapuk yang tak
mampu lagi menahan bebanku
kini aku hanya bisa berharap
agar malam segera berlalu
menyambut pagi yang ceria
hingga ku temukan lembaran
baru,
dimana kan ku torehkan cerita
yg lebih indah

Selasa, 19 Agustus 2014

Perempuan di bawah senja

Perempuan di bawah senja yang
membuatku jatuh cinta.
Tubuhnya tegap, parasnya cantik
dan terlindung jilbab.
Aku ingin memilikinya dalam
lahir
maupun batin.
Tuhan, izinkan aku dekat
dengannya–dekat dengan
perempuan di bawah senja itu.
Kuyakin ia mampu menuntuku
ke
jalan yang benar–jalan yang kau
ridhai.
Wahai perempuan senja, izinkan
aku menyayangimu–menyayangi
dalam kasih.
Wahai perempuan senja,
senyummu
sungguh hangat–ingin ku
berbisik
di bibir mungilmu.
Wahai perempuan senja, izinkan
aku memulangkan rindu ini ke
rumahmu; dekap hangatmu.
Wahai perempuan senja, aku
ingin
lebih tahu tentangmu lagi.
Hadirnya perempuan senja
membuatku semakin yakin
bahwa
ciptaan-Mu tak pernah gagal.
Ciptaan-Mu selalu indah–persis
kedua bola matanya yang bulat.

Jumat, 28 Februari 2014

Ya, Mungkin Saja !

Aku tulis sajak ini saat gelap.
Ketika bunga bunga ajaib bermekaran di angkasa.
Jujur sja aku ingin kau berada di sampingku Ma !!.
Menatap dan menghitung bunga yang bermekaran.
Lama aku menembus hari Ma.!
Menghirup udara yg pnuh rasa curiga.
Lalu muncul wajahmu dari bulan yg brseri.
Kamu menjadi makna, makna menjadi harapan.
Lalu apakah arti harapan itu ?
Harapan adalah ketika aku kan membelai rambutmu
Harapan adalah dimana aku melakukan sesuatu.
Aku tertawa Ma !
Aku terkenang yg tlah terjadi.
Ya, mencintaimu adalah bahagia dan sedih.
Bahagia karena aku memilikimu dlam imajinasiku.
Sedih karena memang kita sudah terpisah.
Tetapi kehidupan sendiri bukankah bahagia dan sedih ?
Bahagia karena nafas masih mengalir dan jantung berdetak.
Sedih karena kehidupan selalu diliputi bayang bayang.

Untuk Ima. 28 Februari 2014

Sabtu, 22 Februari 2014

Sabtu Malam 22 Februari 2014

Kata-kata adalah kurcaci yang muncul tengah malam, dan ia bukan pertapa suci yang kebal terhadap godaan. Kurcaci merubung tubuhnya yang berlumuran darah sementara pena yang dihunusnya belum mau patah.

Senin, 17 Februari 2014

NEGARAKU DI AMBANG KRITIS

negaraku seperti rumah sakit
penderang denyut nadi para dewa
penggempur kenikmatan mereka…
atas penghabisan tengkorak-tengkorak kehidupan…
negaraku yang dulu adalah surga
kini telah berubah menjadi kuburan
negaraku begitu terombang-ambing
berasuh janji manis dewa-dewa
kenikmatan bergempur penderitaan
inilah kekritisan negaraku
dewa seperti layaknya iblis
yang hanya mengucap janji
tapi hanya janji kosong
seperti debu yang lenyap…
ketika semua tercapai
negaraku hancur lebur…
dibawah tangan dewa-dewa kerdil..
pelempengan kekuasaan dan uang…
penindak kekerasan dan kematian…
hmmm…
sengsaranya para liliput yang menghias negaraku…
mereka hidup seperti batu karang…
yang hendak di punahkan…
inilah negaraku…
negaraku di pintu kritis….

Senin, 10 Februari 2014

PENGENALAN ULAR



Ular adalah binatang reptilia yang tidak berkaki, ular juga digolongkan pada hewan bersisik (squamata). Untuk daerah tropis di Indonesia ular banyak sekali jenisnya, baik berbisa atau tidak.


1. Macam dan jenis ular
   Di Indonesia terdapat kurang lebih 170 jenis ular. Jenis ular tersebut tersebar di seluruh kepulauan Indonesia, baik hidup di darat atau di laut. Faktor lingkungan dapat mempengaruhi warna dan perilaku ular, meskipun jenisnya sama. Ular adalah hewan pembunuh yang paling berbahaya ( jika bervenom tinggi). Tetapi ular juga bermanfaat bagi manusia, seperti dalam survive, dan berbagai pemanfaatan lainnya. Dari 170 ular di indonesia khususnya jawa hanya 30% jenis mematikan ; 18% ular laut dan 12% sisanya ular darat. Jadi kemungkinan bertemu ular berbisa hanyalah 13%.

2.
Faktor yang menentukan jenis ular
- Bentuk kepala
- Warna kulit
- Susunan dan tipe gigi
- Tingkatan racun (bisa)
- Tingkah laku
- Makanan dan cara atau waktu mencari makan
- Habitat

3.
Habitat ular
Ular biasanya tinggal di daerah yang sama dengan warna kulitnya, kecuali ular yang hidup di air. Ular tidak menetap di suatu tempat karena faktor makanan, suhu udara dan ancaman para pemangsa baginya.

4. Jenis atau ciri yang menentukan ular berbisa atau tidak
a. Ular berbisa tinggi
· Gerakan cenderung lamban
· Terdapat dua bekas taring jika tergigit
· Mencari makan di malam hari
· Canibal
· Bentuk kepala sgitiga atau oval
· Membunuh mangsa dengan gigitan racun


b. Ular berbisa rendah
· Gerakan cepat dan lar
· Bekas gigitan membentuk leter U
· Mencari makan di siang hari kecuali semua jenis python ( sanca)
· Tidak memiliki taring khusus
· Membunuh mangsa dengan membelit

5. Penggolongan ular berdasarkan tipe gigi dan taring

 
- AGHLYFA (Gigi Rata)
Ular yang memiliki gigi seperti ini tidak mempunyai taring khusus dan rongga beralur yang menyalurkan bisa (racun). Ular seperti ini biasanya bentuk gigi sama walaupun ukuran sedikit brbeda. Jenis gigi seperti ini biasanya banyak dimiliki oleh ular python.
- OPISTOGLIFA (taring belakang)
Jenis ular ini memiliki venom lemah yang disuntikan oleh sebuah taring yang ukurannya lebih besar dan panjang. Untuk menyuntikkan bisa ular jenis ini harus memasukan mangsanya lebih dalam. Ular ini mematikan bagi mangsanya, tapi tidak bagi manusia. Biasanya jenis gigi ini banyak dimiliki oleh ular Boiga, seperti cin-cin mas (boiga dendrophila).
- PROTEROGLIFA
Ular yang memiliki tipe gigi ini memiliki racun yang paling mematikan, bahkan untuk manusia. Beberapa ular penyembur seperti ular cobra, telah memodifikasi taringnya hingga memungkinkanmenyemburkan racun dimata mangsanya. Biasanya dimiliki oleh family Elaphidae,
Seperti ular kobra, ular cabai, dan welang.
- SELENOGHLIFA
jenis gigi ini adalah taring yang paling sempurnauntuk mengantarkan racun lebih dalam. Jenis tarin ini dapat mencapai setengah dari panjang kepala yang dilipat di dalam mulutnya. Ular yang memiliki taring seperti ini dapat membuka rahangnya hingga 180 derajat. Banyak dijumpai di ular jenis Viperdae, seperti ular bangkai laut (Ttimeresurus albolabris ).

6.
Jenis atau tipe bisa ( racun )a. NEUROTOXIN
Merusak sel syaraf pernafasan sehingga korban tidak dapat suply oksigen bagi metabolisme sel. Ular yang memiliki jenis bisa seperti ini adalah : Ular welang ( bungarus faciatus ) dan ular weling ( bungarus candidus ). Biasanya racun jenis ini tidak menampakkan luka yang menonjol pada bekas gigitan. Tidak ada gejala sakit atau memar pada luka gigitan.

· Gejala ringan
1. Muntah
2. Pusing
3. Perasaan tidak enak
4. Luka bengkak ( 1 – 2 jam )
· Gejala berat
1. Sangat mengantuk
2. Kesadaran menurun
3. Nafas tersengal-sengal
4. Sulit bergerak
5. Sulit menelan
6. Bicara kurang jelas
 

b. HAEMOTOXIN
 

Merusak jaringan darah hingga darah tidak dapat menyerap O2 penyebaran bisanya melalui pembuluh yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Gejala keracunan terjadi sangat singkat biasanya luka bekas gigitan memar dan panas.
 

· Gejala ringan
1. Pusing
2. Mual bahkan muntah
3. Diare
4. Luka bekas gigitan panas
 

· Gejala berat
1. Luka bengkak, memar dan panas
2. Rasa haus yang berat
3. Pendarahan pada luka gigitan
4. Jika meludah terdapat bercak darah yang menggumpal
 

7. 10 jenis ular berbisa di jawa
 

- King cobra ( ophiophagus hannah )
- Cobra hitam ( naja sputatrix )
- Welang ( bungarus faciatus )
- Weling ( bungarus candidus )
- Weling hitam ( bungarus javanicus )
- Weling merah ( bungarus flaviceps )
- Ular cabe ( maticorra intestinalis )
- Bandotan pupa ( vippera russeli )
- Ular tanah / gibuk ( calloselasma rhodostoma )
- Bangkai laut ( trimeresurus albolabris )

8. Jika tergigit ular
- Tahu jenis ular yang mengigit sehungga dapat menentukan apakah ular berbisa atau tidak
- Jika ragu dengan jenis ular yang menggigit berbisa atau tidak, usaha daruratnya adalah :
a. Atasi bahaya psikis korban, usahakan agar tetap tenang karena, panik akan memercepat peredaran darah dan menurunkan daya tahan tubuh.
b. Jangan menggunakan alkohol pada luka, karena alkohol dapat mempercepat peredaran darah.
c. Jika memungkinkan tangkap atau potret ular yang menggigit agar tim medis tahu jenis ular dan cara menanganinya.
d. Segera bawa korban ke Rumah Sakit

9. Gejala umum gigitan ular berbisa






10. Bahaya ular dan penanggulangannya
Pada umumnya ular tidak akan menyerang apabila tidak merasa terganggu. Umumnya manusia beranggapan bahwa ular adalah hal yang menakutkan dan selalu berusaha membunuhnya. Tetapi jika mengenal jenis ular tidak perlu terlalu khawatir tetapi kita hars tetap menganggap semua ular itu berbahaya dengan tujuan agar tetap waspada.
Cara menanggulangi hal di atas adalah :
1. Mengenal dan mempelajari jenis ular hingga tahu persis gejala gigitan ular.
2. Usahakan tetap tenang jika bertemu dengan ular, jangan banyak bergerak karena kebanyakan ular menggunakan sensor gerak.
3. Jika sedang camping sebaiknya menyimpan minyak tanah atau bensin karena ular peka terhadap bebauan.
4. Ular takut dengan hewan berkuku, jadi jika memelihara kucing di rumah akan sedikit membantu pengurangan bertemu ular.
5. Jika berjalan di malam hari seperti di hutan, sawah atau tempat yang berpotensi sebagai habitat ular sebaiknya menggunakan alat penerangan.


CATATAN : Ular tidak takut dengan garam, saya pernah lakukan pecobaan dengan menabur garam membentuk lingkaran, dan menyimpan ular di tengahnya. Dengan dinginnya ular tersebut melewati garam yang saya taburkan.

Minggu, 09 Februari 2014

IMAJINASI SENJA

Inilah puisiku,
Pemuda yang duduk di bangku taman
Dengan sebatang rokok yang menyelip di tangan
Dan harapkan waktu cepat berlalu


Sore itu terasa indah,
Dengan danau dan pulasan pohon Flamboyan
Seketika  sebuah bayang muncul dari kuncup teratai
Dan menari di atasnya.

Ku hisap lahi rokokku
Bayangan itu samar menghampiriku
Seakan mengajakku menari
Mengikuuti alunan senja kala itu

Aku bangkit dari bangku
Dan seketika bayang itu hilang
Bersama gema adzan maghrib
Kini aku sadar, Yang tergambar hanyalah khayalan
Wanita, Kaulah imajinasi senjaku
Yang memberi noda pada jiwa