Jumat, 28 Februari 2014

Ya, Mungkin Saja !

Aku tulis sajak ini saat gelap.
Ketika bunga bunga ajaib bermekaran di angkasa.
Jujur sja aku ingin kau berada di sampingku Ma !!.
Menatap dan menghitung bunga yang bermekaran.
Lama aku menembus hari Ma.!
Menghirup udara yg pnuh rasa curiga.
Lalu muncul wajahmu dari bulan yg brseri.
Kamu menjadi makna, makna menjadi harapan.
Lalu apakah arti harapan itu ?
Harapan adalah ketika aku kan membelai rambutmu
Harapan adalah dimana aku melakukan sesuatu.
Aku tertawa Ma !
Aku terkenang yg tlah terjadi.
Ya, mencintaimu adalah bahagia dan sedih.
Bahagia karena aku memilikimu dlam imajinasiku.
Sedih karena memang kita sudah terpisah.
Tetapi kehidupan sendiri bukankah bahagia dan sedih ?
Bahagia karena nafas masih mengalir dan jantung berdetak.
Sedih karena kehidupan selalu diliputi bayang bayang.

Untuk Ima. 28 Februari 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar