Kamis, 26 September 2013

KUSAMBUT KAU DENGAN BUNGA DI BAWAH JENDELA TUA

aku memandang dari sebuah dari bawah jendela tua
ke luar cuaca. menulis sesuatu
suatu hari akan kita sebut sebagai kenangan
yang basah oleh hujan tadi malam.


padaku kawat kehidupan terikat
layaknya mawar di tepian pohon cadas
kengerian yang gersang.
porak-porandakan hatiku
 

siapapun kau_
aku akan menyebutnya sebagai belaian elang

kuucapkan selamat pagi untukmu.
ketika kau telah selesai memimpikan impian zaman
caci aku

ucapkan apapun dalam nyanyianku

jendela tuaku yang tak bernama
ku hadiahkan pada anak-anak kertas yang belum selesai ditulisi puisi









Tidak ada komentar:

Posting Komentar